Repro.

OPTIMIS, 2018 Bondowoso Keluar dari Status Daerah Tertinggal

Radiobintangtenggara.com, BONDOWOSO – Pemerintah Kabupaten Bondowoso  Jawa Timur optimistis pada 2018 bisa keluar dari status daerah tertinggal dengan mengoptimalkan peningkatan sumber daya manusia dan peningkatan pendapatan asli daerah.

Hal itu diungkapkan oleh Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BPPD)  Kabupaten Bondowoso, Ir. Matsakur. Jum’at (07/07).

Ia mengatakan, Bupati Bondowoso sudah memberikan arahan pada semua Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) agar pada akhir masa jabatan Bupati Amin Said Husni medio 2018, Bondowoso sudah keluar dari status daerah tertinggal.

“Hal ini perlu ditekankan dan merupkan prioritas kerja seluruh jajaran,” katanya.

Selain itu, lanjut Matskur, Bupati Amin Said Husni juga sudah menyampaikan kepada semua Kepala Dinas Di lingkungan pemerintah Kabupaten Bondowoso agar terus mengoptimalkan peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM).

“Khususnya menkan angka buta huruf dikalangan masyarakat,”ujarnya.

Lebih jauh, Matsakur menambahkan, Agar dinas terkait terus meningkatkan rata-rata lama usia sekolah. Ikhwal tersebut guna terbentunya Sumber Daya Manusia (SDM) Bondowoso yang mampu bersain.

Selain itu, dalam bidang kesehatan, pihaknya akan terus berupaya menekan angka kematian ibu melahirkan melalu pendekatan-pendekatan yang masif.

MUHAMMAD ANSORI

About Fareh Hariyanto

Check Also

Keluhan Baliho yang Robo di Dusun Sukopuro, Desa Sukonatar, Kecamatan Srono yang tidak kunjung diperbaiki pemiliknya. (Foto. Joko Anwar)

Warga Desa Sukonatar Keluhkan Adanya Papan Reklame Roboh Imbas Angin Kencang yang Tak Kunjung Diperbaiki Pemiliknya

Warga Dusun Sukopuro, Desa Sukonatar, Kecamatan Srono, mengeluhkan kondisi papan reklame yang roboh dan belum juga diperbaiki oleh pemiliknya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *